August 18, 2009

Sebetulnya

reactions 
Kuminta kau bersabar.
Bukan aku tak mengerti harapanmu.
Tapi disana, perempuan pertama dalam hidupku masih terbaring.
Masih menjagaku.
Masih memiliki harapan-harapan yang belum tercapai hingga usianya kini.

Waktunya mungkin tidak banyak lagi.

Kau akan menjadi yang pertama.
Setelah aku bisa membantunya beristirahat dan bahagia.
Dan kau akan menjadi yang pertama, saat kita bersatu kelak.

Tapi kuminta kau bersabar.
Karena aku berjanji akan memberimu dunia, tanpa perlu kau minta.

1 comments:

-nanang- said...

Belajar menafsir ah..

yg ini soal ibu dan calon pasangan..

Harus Diintip

Saya Ini

My Photo
Pria sederhana yang sedang menjalani hidup dengan berbagai caranya. Lebih memikirkan orang lain dan sekitar daripada diri sendiri. Berpikir bahwa kebahagiaan bukanlah keegoisan. Ah ya, tidak perlu merasa aneh.. Saya ini..Cukup ramah untuk dijadikan kenalan. Cukup nyaman untuk dijadikan teman. Cukup loyal untuk dijadikan sahabat. Cukup sabar untuk dijadikan sandaran. Cukup dewasa untuk diartikan, dan cukup mumpuni untuk dijadikan Nabi. Oh, tidak perlu protes. Ini hanya saya lagipula.